Jumat, 24 Mei 2013

Merawat Honda Bebek 70


Merawat Honda Bebek 70

Untuk merawat sepeda honda c 70 ini di bilang susah-susah gampang. Karena sepeda ini merupakan sepeda keluaran lama. Tapi walau pun begitu jangan di anggap remeh. Karena walaupun ber cc hanya sekitar 70 cc. Sepeda ini bandel sekali di kelasnya. Karena ini sedikit tips dari saya untuk merawat honda c 70 ini.

1. Cek kondisi oli

Oli mesin ini merupakan bagian yang sangat fital. Oli mesin ini berfungsi untuk melumasi komponen-komponen mesin seperti stang saher, seher dan ring saher, kruk as dan noken as atau stang klep. Oleh karena itu jika keberradaan oli sebagai pelumas sudah berwarna hitam atau Anda sudah merasakan daya lumas dari oli sudah berkurang. Sebaiknya di ganti dengan oli baru.

Dan mungkin Anda harus mengantiknya secara periodik. Tergantung dari waktu pengunaan atau kilometer dari jarak yang telah ditempu. Oleh karena itu oli sangat penjadi penentu awet atau tidaknya spare part dari mesin kendaraan kita.

2. Cek kondisi accu

Accu juga merupakan bagian penting. Sebagai penyulai listrik bagi kendaraan. Jangan biarkan air accu melewati batas maximum maupun batas minimum. Ini bisa mengakibatkan kerusakan pada sel-sel accu.

Selain iti jika dirasa accu sudah mengalami penurunan daya atau sudah mulai melemah secepatnya agar diganti dengan yang baru. Jika tetap dipaksakan akan menimbulkan korosi pada kutup positif maupun negatif. Yang berbahaya jika korosi itu menyebar ke bagian yang lain.

Jika hal ini terjadi maka arus listrik yang dihantarkan accu tikan akan sempurna dan dapat menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen yang lain. Satu hal yang perlu di perhatikan jika accu sudah melemah adalah adalah jika kita menghidupkan motor jangan sekali-kali menhidupkan dengan didorong. Karena dapat merusak gigi transmisi.

3. Periksa rantai dan gir

Jangan biarkan rantai Anda terlalu kendor maupun terlalu kencang. Jika terlalu kendor berakibat pada rantai yang copot dari girnya. Sedangkan jika terlalu kencang berakhibat pada putusnya rantai. Dan lumasi lah rantai ada supaya tidak panas dan berakibat patah.

Perhatikan juga kondisi gir dari motor.  Jika dirasa kondisi gir sudah terlalu tajam dan tidak layak pakai sebaiknya diganti dengan yang batu. Karena gir yang tajam bisa mengakibatkan rantai putus secara tiba-tiba.

4. Periksa kabel koil dan busi

Jangan mengabaikan keberadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi. Jika sudah cukup umur dan dirasa sudah terlihat retak-retak dan mengalami pengerasan pada kabel sebaiknya diganti.

Busi juga harus di lihat. Jika busi sudah terasa akan mati sebaknya cepat-cepat diganti. Kalau tidak segara di ganti dan tiba-tiba mati di jalan secara tiba-tiba, bukankah diri sendiri yang akan mengalami kesusahan bukan?

5. Periksa selang bensin

Walaupun sepele selang bensin ini merupakan hal yang vital. Karena jika selang bensin terhambat akan membuat performa kendaraan kurang optimal. Makan dari itu cek kondisi dari selang bensin. Bersihkan selang bensin jika dirasa kotor. Jangan biarkan kondisi selang bensin saat mengeras atau sudah terjadi retak-retakan. Karena bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis. Maka ganti selang dengan yang baru.

6. Gunakan spare part yang bagus

Tentunya Anda tidak ingin kan selalu rajin ke bengkel. Maka dari itu, gunakan spare part terpercaya serta memiliki kualitas yang sudah teruji agar motor awet tentunya.

7. Panaskan mesin paling lama 2 menit sebelum dipakai

Panaskan mesin motor sebelum digunakan. Sebaiknya, jika memanaskan motor jangan lebih dari 2 menit. Cukup kurang dari itu. Jika dirasa sudah cukup bolehlah memakai kendaraan. Karena jika tidak dipanaskan maka oli yang terdapat di mesin belum menyebar secara sempurna. Dan bisa mengakibatkan spare part rusak. Mungkin itu sedikit tips dari saya. Jika sayang kendaraan pasti Anda akan rawat dengan rutin. Karena si pitung ini merupakan kendaraan yang sangat langka. Alangkah baiknya jika dirawat secara benar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar